Senin, Agustus 11, 2008

Snare Pearl Free Floating ukuran 3 1/5 x 14 inchi

Oleh Denny

Kelebihan:

  • Harga murah
  • Sangat sensitif dan tajam
  • Mudah di tune'

Kekurangan:

  • Hasil tune dapat berubah jika dimainkan terlalu keras.

Saya me-review product Pearl yang satu ini karena; Satu, saya memilikinya dan kedua, saya menyukainya. Snare ini telah saya miliki lebih dari setahun dan sangat menyukai dengan suara yang dihasilkan maupun penampilan snare itu sendiri, good looking!

Spesifikasi

Maksud dari 'free floating' itu adalah bahwa shell pada snare drum itu yang terbuat dari kuningan sama sekali tidak 'terganggu' dengan lug-lugnya (yang biasa menempel di shellnya pada drum lain), jika anda mengganti drumheadnya maka dengan mudah anda dapat melepaskan shell drum tersebut dan (jika ada) anda dapat menggantinya dengan shell yang lain.

Snare drum ini juga mempunyai 10 tension rod, sehingga proses mentuning dapat dilakukan dengan lebih seksama dan suara yang dihasilkan pun akan jauh lebih baik. Dan dengan mudah saya dapat memutar tension rodnya walaupun head dalam keadaan kencang, tension rodnya sangat mudah diputar, tidak keras sama sekali. Snare throw off-nya juga mudah untuk dioperasikan.

Drum ini menggunakan Pearl Super Hoop. Hoop/rimnya cukup tebal dan pinggirannya tidak tajam sehingga stick dapat lebih awet lagi dan menghasilkan suara rimclick yang jernih. Memang, snare ini mempunyai good looks tetapi cukup berat untuk snare seukuran ini... tapi, siapa peduli?

Dan satu lagi bagian yang saya suka yaitu snare wire/strainernya, sangat lebar dan sengaja dibuat oversize agar suara yang dihasilkan sangat sensitive. Drumheadnya menggunakan Remo Ambassador. Ambassador coated untuk batter head dan Ambassador clear untuk snare side. Jadi, tidak perlu beli drumhead lagi kan?

Suara

Pertama kali saya mencoba snare Pearl (tepatnya pada saat membeli di sebuah toko musik) saya langsung dapat merasakan ketajaman suara dan kesensitif-annya (setelah di-tune tentunya). Karena snare drum ini menggunakan konsep 'Free floating', maka suara yang dihasilkan sangat penuh,terbuka, tajam (sedikit menusuk telinga), sensitif dan mempunyai pitch yang tinggi. Saya lebih mencondongkan suara yang dihasilkan seperti suara tembakan pistol.

Seperti yang saya alami ketika saya dan band saya sedang latihan, kita sedang memainkan lagu medium rock dan pada saat fill saya mencoba untuk melakukan single stroke roll (rimshot semua!!!) dengan tenaga yang agak (tidak terlalu) keras (sepertinya keras), tiba2 pemain gitar disebelah saya berhenti dan menutup telinganya karena telinganya kesakitan mendengar suara snare itu. Tetapi sebenarnya banyak keuntungan juga menggunakan snare yang berkemampuan untuk 'berteriak' karena anda tidak perlu khawatir suara snare anda tenggelam oleh suara gitar yang lengkap dengan efek distorsi dan ampli marshallnya! Saya pribadi sebenarnya lebih suka menggunakan snare ini untuk memainkan Fusion dan Funk, karena sangat cocok dengan karakter musiknya.

Suara yang dihasilkan akan maksimal jika anda men-tune head bawah (snare side) lebih keras/tinggi 3 atau 4 nada daripada head atas (batter head). Suara yang dihasilkan jika menggunakan Remo Ambassador agak sedikit mendenging, dan menjadi sedikit mengganggu untuk memainkan lagu yang pelan. Tetapi anda tinggal menempelkan sedikit lakban pada pinggiran drumhead untuk menguranginya atau bahkan menghilangkannya.

Akhirnya...

Melihat dari penampilan dan suara snare ini memang dapat dilihat bahwa Pearl Free floating memang snare yang bagus, apalagi dengan adanya nama PEARL. Anda tentunya tahu bahwa drum Pearl adalah drum yang berkualitas tinggi..... sorry, bukan hanya anda, tetapi semua orang. Dengan suara dan penampilannya saya mengira bahwa snare drum ini berharga sekitar 3 juta keatas. Tetapi ternyata hanya 1,8 juta dan mudah-mudahan masih bisa turun lagi. Jika anda mempunyai kesempatan cobalah snare drum ini. You'll be amazed!!!

Sabtu, Agustus 09, 2008

Tehknik memukul drum

Dalam Matched Grip sendiri terdapat 2 jenis memukul yang berbeda yaitu :

- Tehnik pertama yaitu dengan memegang pangkal stick dengan tangan tertutup.

Tehknik ini lebih mengutamakan kekuatan pergelangan tangan sehingga suara pukulan akan terdengar keras.

- Tehknik kedua adalah dengan menghapitkan stick drum diantara ibu jari dan jari

telunjuk . Tehnik memukul dengan cara ini lebih mengutamakan kekuatan memukul pada jari tengah, jari manis, dan kelingking.

Traditional Grip memiliki tehknik berbeda cukup unik, dimana kedua tangan memegang stick dengan cara yang berbeda. Pada tangan kanan biasanya drummer memegang stick dengan tehnik Matched Grip, sedangkan pada tangan kiri drummer memegang stick dengan tehnik menjepitkan pangkal stick diantara jari telunjuk dan jari manis, sedangkan ibu jari mempunyai fungsi sebagai pendorong stick. Tehknik ini cukup unik karena pada dasarnya tehknik ini di pakai oleh para pemain marching band jaman dahulu.

Stroke (pukulan)

- Posisi (kepala) stick kira-kira 2,5 cm diatas head snare drum. Ambil ancang-ancang (angkat stick tinggi-tinggi), lalu pukulan dilakukan dengan keras ke tengah-tengah head. Usahakan pukulan jangan ditekan ke head, jadi ada lentingannnya. Arah gerakan pukulan kepala harus tegak lurus pada head. Setelah memukul,

kembali ke posisi semula (2,5 cm diatas head).

- Dalam memegang stick anatara tangan kanan dan tangan kiri harus imbang. Agar mudah mencapai keseimbangan, maka posisi stick kanan dan kiri harus sama ; Ambil ancang-ancang juga sama tinggi, lalu memukul ke head juga sama keras.

Tehnik menginjak pedal

Tehnik A adalah suatu injakan dimana telapak kaki menginjak semua pedal. Tenaga injakan yang di hasilkan dari gaya ini berasal dari pergelangan kaki, dimana pergelangan kaki di ayun-ayunkan di pedal drum seiring dengan irama lagu. Tehknik ini sering dipakai untuk mengiringi lagu-lagu yang soft dan lambat.

Tehknik B lebih mengutamakan injakan yang bertumpu pada ujung telapak kaki, dim

ana injakan ini memakai tenaga injakan dari injakan kaki. Melalui tehknik ini anda dapat bermain lebih cepat dan dengan tenaga yang lebih kuat pula.

Tehnik memukul Hi-hat

Dalam memukul Hi hat kita dapat menemukan 2 jenis pukulan, yaitu :

- Pukulan pada sisi Hi-hat

Pukulan pada sisi Hi-hat dapat mengasilkan suara Hi-hat yang berat. Pukulan ini cocok sekali untuk memainkan musik Rock.

- Pukulan pada atas Hi-hat

Pukulan pada sisi atas Hi-hat menghasilkan suara yang ringan. Pukulan jenis ini cocok untuk memainkan musik Jazz

Cross stick (side stick)

Untuk menghasilkan suara senar yang ringan ( suara seperti ketukan pada meja) kita dapat melakukannya dengan tehnik slide stick. Cara memainkan tehnik ini adalah dengan merabahkan stick drum pada snare dengan ujung stick di tempatkan di tengan snare. Lalu angkat stick dengan menggunaan ibu jari dan telunjuk, lalu ketulah stick dengan kekuatan telapan tangan.

Hi hat Splashing

Melalui cara ini kita dapat membunyikan Hi-hat tampa harus memukulnya dan semua prosesnya terjadi melalui kaki anda. Caranya dengan menginjak pedal Hi-hat lalu melepaskannya dan menginjak nya kembali hingga menimbulkan suara “swish”.

Jumat, Agustus 08, 2008

RUDIMENT/BASIC STICKING

RUDIRudiment/Basic sticking adalah pukulan-pukulan dasar pada permainan drum. Setiap pola pukulan dibawah ini sangat penting untuk dikuasai karena sangat berpengaruh pada permainan drum dan sangat banyak digunakan.

Keterangan: R = Tangan kanan memukul L = Tangan kiri memukul Single Stroke R L R L R L R L Double Stroke R R L L R R L L Triple Stroke R R R L L L R R R L L L Paradiddle R L R R L R L L Paradiddle-diddle R L R R L L Triplet/rough R R L R R L atau L L R L L R